Friday, April 21, 2006

50 Signs Of Qayamat

Signs Which have been Passed
1. Splitting of the Moon.
2. Death of the Prophet Muhammad, may Allah bless him and grant him peace.
3. A form of death which will kill thousands of Muslims. (Understood to refer to the plague of Amwas during the caliphate of ?Umar ibn al-Khattab.)
4. A major fighting in Madinah (understood to refer to the battle of al-Harrah during the caliphate of Yazid, 63 AH).
5. The Muslim conquest of Jerusalem.
6. The Muslim conquest of Constantinople.
7. Two large groups of Muslims will fight in war.
8. A war between the Muslims and a reddish people with small eyes, wearing sandals made of hair (understood to refer tothe Mongol Tatar invasion of the Islamic lands.)
9. A peace agreement between the Muslims and non-Muslims from the yellow race (Chinese, Mongols, etc.)
10. Thirty impostors (dajjal) will appear, each thinking he is a prophet
Present Signs
11. Naked, destitute, barefoot shepherds will compete in building tall buildings.
12. The slave-woman will give birth to her master or mistress.
13. A trial (fitnah) which will enter every Arab household.
14. Knowledge will be taken away (by the death of people of knowledge), and ignorance will prevail.
15. Wine (intoxicants, alcohol) will be drunk in great quantities.
16. Illegal s3x will become widespread.
17. Earthquakes will increase.
18. Time will pass more quickly.
19. Tribulations (fitan) will prevail.
20. Bloodshed will increase.
21. A man will pass by the grave of another and wish he was in the latter?s place.
22. Trustworthiness will be lost, i.e. when authority is given to those who do not deserve it.
23. People will gather for prayer, but will be unable to find an imam to lead them.
Future
24. The number of men will decrease, whilst the number of women will increase, until for every man there are 50 women.
25. The Euphrates will reveal a treasure of gold, and many will die fighting over it, each one hoping to be the one who gains the treasure.
26. The Romans (Europeans) will come to a place called A?maq or Wabiq, and an army of the best people will go forth from Madinah to face them.
27. The Muslim conquest of Rome.
28. The Mahdi (guided one) will appear, and be the Imam of the Muslims.
29. Jesus Christ will descend in Damascus, and pray behind the Mahdi.
30. Jesus will break the cross and kill the swine, i.e. destroy the false christianity.
31. The Antichrist (al-masih al-dajjal, the false christ) will appear, with all his tools of deception, and be an immense trial. He will be followed by 70,000 Jews from Isfahan (present-day Iran).
32. The appearance of Ya?juj and Ma?juj (Gog and Magog), and the associated tribulations.
33. The emergence of the Beast from the Earth, carrying the Staff of Moses and the Seal of Solomon, who will speak to the people, telling them they did not believe with certainty in the Divine Signs.
34. A major war between the Muslims (including Jews and Christians who truly believe in Jesus after his return) led by the Imam Mahdi, and the Jews plus other non-Muslims led by the Antichrist.
35. Jesus will kill the Antichrist at the gate of Ludd (Lod in present-day Israel, site of an airport and a major Israeli military base).
36. A time of great peace and serenity during and after the remaining lifetime of Jesus.
37. Wealth will come so abundant that it will become difficult to find someone to accept charity.
38. Arabia will become a land of gardens and rivers.
39. Society will then decay.
40. The buttocks of the women of the tribe of Daws will again sway in circumambulation (tawaf) around the idol Dhul-Khulsah.
41. A great fire in the Hijaz, seen by the inhabitants of Busra.
43. An Abyssinian leader with thin shins will destroy the Ka?bah.
44. The huge cloud of smoke.
45. The sun will rise from the west (its place of setting).
46. A gentle wind which will take the souls of the believers.
47. There is no-one left on the earth saying, "Allah, Allah" or "There is no god except Allah."
48. Eventually the Day of Judgment is established upon the worst of the people, who copulate like donkeys in public.
49. The blowing in the Trumpet by the Angel Israfil, upon which everyone will faint except as Allah wills.
50. The second blowing in the Trumpet, upon which everyone will be resurrected.
Thanks to My Bhai

Friday, March 24, 2006

A dialogue between a Flower and a Pearl

One day, a brilliantly beautiful and fragrant flower with attractive colors met a pearl that lives far in the bottom of the sea and has none of these characteristics.

Both got acquainted with each other.

The flower said: "Our family is large; roses and daisies are members of the family. And there are many other species that are various and countless, each has a distinctive scent, appearance …etc."

Suddenly, a tinge of distress appeared on the flower.

"Nothing accounts for sorrow in your talk; so why are depressed?" The pearl asked.

"Human beings deal with us carelessly; they slight us. They don't grow us for our sake but to get pleasure from our fragrance and beautiful appearance. They throw us on the street or in the garbage can after we are dispossessed of the most valuable properties; brilliance and fragrance" The flower sighed.

And then the flower said to the pearl: "Speak to me about your life! How do you live? How do you feel it? You are buried in the bottom of the sea. "

The pearl answered: "Although I have none of your distinctive colors and sweet scents, humans think I am precious. They do the impossible to procure me. They go on long journeys, dive deep in the seas searching for me. You might be astounded to know that the further I lay, the more beautiful and brilliant I become. That's what upraises my value in their thought. I live in a thick shell isolated in the dark seas. However, I'm happy and proud to be in a safe zone far from wanton and mischievous hands and still the humans consider me highly valuable"

Do you know what the flower and the pearl symbolize?

Think Think

You will find that

..
..
..

The flower is the unveiled woman

(who shows her charms)


and the pearl is the veiled woman

(who conceals her beauties)

Think about it!

Thanks to muslim_sister_club

Friday, March 17, 2006

KEBERSIHAN RUH KECANTIKAN

Senang berdandan merupakan tabiatnya wanita. Ingin selalu terlihat cantik dan menawan merupakan perkara yang lazim bagi mereka. Tak heran jika berbagai produk kosmetika dan pernak-pernik kecantikan yang menjamur di pasaran laku keras. Namun dalam urusan yang satu ini ada satu asas berhias yang kadang luput dari perhatian.

Asas dimaksud adalah kebersihan. Tidak terlalu berlebihan bila dikatakan: Kebersihan adalah ruh kecantikan. Tidak ada artinya berhias tanpa kebersihan. Sesuatu yang kotor dalam pandangan dan aroma yang tak sedap akan merusakkan kecantikan dan berhias itu sendiri. Karena itu kebersihan merupakan urusan pertama yang harus diperhatikan seorang wanita ketika ia akan berhias dan mempercantik dirinya.

Islam merupakan agama yang memperhatikan kebersihan, karena itu seorang muslimah yang menyandarkan dirinya kepada agama mulia ini selayaknya tidak meremehkan urusan tersebut. Paling tidak, ketika akan melaksanakan shalat lima waktu, seorang muslimah mencuci anggota-anggota wudhunya dengan baik yang berarti akan hilang darinya kotoran dan debu dalam waktu lima kali sehari semalam. Dan tidak ada hal paling besar yang dapat engkau lakukan, wahai muslimah, daripada engkau menjaga kebersihan tubuhmu dan engkau berhias sekaligus, yang dengan begitu engkau akan raih ridha Allah dan ridha suamimu sekaligus.

AIR, SATU ALAT BERHIAS

Berbicara kebersihan, sedikit banyak terkait dengan air. Sebagai salah satu nikmat Allah yang agung, air merupakan sumber kehidupan dan juga sumber kebersihan. Bisa dikata, tidak ada satu kehidupan pun yang dapat lepas dari kebutuhan akan air. Dan air juga merupakan alat berhias dan mempercantik diri.

Jika berhias tanpa kebersihan tidak ada faedahnya, lebih-lebih kebersihan dan kecantikan tanpa membasuh diri dengan air, merupakan hal sia-sia. Mengapa demikian? Dengan air akan hilang kotoran yang merusak pandangan atau aroma yang mengganggu penciuman.

Yang dikatakan mandi tidaklah sekedar menuangkan air dalam jumlah yang banyak ke tubuh, namun yang penting bagaimana tubuh dapat mengambil faedah dari air tersebut. Rasul kita yang mulia, Muhammad shallallahu alaihi wasallam, adalah orang yang paling hemat dalam menggunakan air, “walaupun engkau berada di sungai yang airnya melimpah”, begitu kurang lebih nasehatnya kepada shahabatnya untuk hemat memakai air, padahal beliau shallallahu alaihi wasallam adalah manusia yang paling menjaga kebersihan.

Menjadikan air sebagai sarana berbersih diri tidak berarti kita harus memperbanyak mandi dalam sehari, melebihi kebiasaan yang lazim. Bahkan ini merupakan sikap berlebih-lebihan alias pemborosan. Di samping itu, mandi melebihi kebutuhan mengantarkan pada kekeringan dan pecahnya kulit.

Yang hendak ditekankan di sini, adalah mengingatkan agar tidak melupakan air, yang dengannya kulit akan kembali kepada keadaannya yang normal setelah sebelumnya merasakan panas, ditempeli oleh kotoran, debu dan aroma keringat yang tidak sedap.

MENGHILANGKAN BAU KERINGAT

Tubuh yang selalu berkeringat biasanya meninggalkan aroma yang tidak sedap. Dan ini jelas mengganggu penampilan dan kecantikan serta mengurangi kepercayaan diri. Perlu diketahui, fungsi keringat yang utama adalah menahan bertambahnya panas tubuh dari keadaannya yang normal/wajar, dan keringat ini pada asalnya saat dikeluarkan oleh tubuh tidaklah disertai dengan bau tak sedap. Tentu saja selama tubuh tersebut sehat dan bersih.

Adapun aroma tak sedap yang ‘dihasilkan’ keringat, itu disebabkan karena tidak bersihnya bagian tubuh yang menjadi tempat keluarnya keringat, khususnya daerah lipatan-lipatan tubuh seperti ketiak. Tempat yang lembab dan kotor tadi mengundang kehadiran bakteri, yang pada akhirnya dia ‘berkarya’ sehingga keluarlah dari tubuh aroma tak sedap dan muncullah istilah BBM (bau badan menyengat).

Dari sini, sepantasnya mereka yang bau tubuhnya tak sedap untuk segera menghilangkan penyebabnya yang telah disebutkan di atas, dan tidak sekedar mengeringkan keringat yang keluar ataupun sekedar menaburkan bedak dan menyemprotkan wangi-wangian ke daerah badan yang bau.

Ketahuilah, cara yang paling efektif menghilangkan bau keringat adalah dengan menggunakan air. Karena air merupakan wangi-wangian yang paling baik. Gunakan air beberapa kali untuk membersihkan sumber bau dari tubuh. Ketika mandi, jangan lupa menggosok daerah lipatan tubuh khususnya ketiak dan mencurahkan air secara langsung ke daerah tersebut. Akan bermanfaat pula, jika daerah bawah ketiak diolesi separuh jeruk nipis yang telah diperas. Insya Allah, kita akan merasakan hasilnya.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan, jangan biarkan rambut ketiak tumbuh memanjang. Bahkan harus segera dihilangkan, karena rambut inilah yang juga memicu timbulnya bau. Hindari mengkonsumsi bawang dalam keadaan mentah karena bawang termasuk jenis makanan yang merangsang bau badan.

Pembaca muslimah yang baik…Bila ingin diterima dengan baik oleh lingkunganmu, selain harus berhias dengan akhlak seorang muslimah, engkau juga jangan bersikap masa bodoh terhadap kebersihan tubuhmu dan jangan cuek dengan aroma tidak sedap yang engkau keluarkan. Perhatikan keberadaan dirimu, apalagi bila engkau telah memiliki suami. Jaga penciumannya darimu, jangan sampai dia mencium darimu kecuali aroma yang wangi dan memikat.

(Disusun oleh Ummu Ishaq Zulfa Husein dari bacaan: “Asrarul Jamal waz Zinah lil Mar’ah Al Muslimah”, karya Ummu Nurani)

Sabar & Dewasa

"Menjadi Tua itu Pasti, Menjadi Dewasa butuh Perjuangan"

Memang yah setiap orang setiap hari bertambah usia, dan pastinya akan tambah tua.
Tapi untuk menjadi dewasa ngak gampang.
Terkadang sudah tua pun ngak dewasa pemikirannya.
Belajar menjadi Dewasa perlu kesabaran dan kerendahan hati.
Banyak mendengar dan banyak belajar.
Belajar menjadi dewasa merupakan sebuah keputusan.


"Bila kita membuat sesuatu yang baik, hasilnya tidak selalu indah. Tapi bila kita membuat sesuatu yang berguna, biasanya hasilnya indah."

Thanks to vikingkarwur.com